Pertemuan Pemetaan Kasus Stunting dan TB dengan BAPPEDA

Published by Dinas Kesehatan on

Jum’at, 31 Oktober 2025

Dinas Kesehatan bersama 8 Puskesmas mengadakan pertemuan dengan Bappeda terkait penerapan BIG DATA dalam rangka mendukung pembangunan daerah. Big data mendukung pembangunan daerah dengan menyediakan data yang akurat untuk pengambilan keputusan yang lebih baik, efisiensi layanan publik, dan perencanaan yang lebih tepat sasaran. Pemanfaatannya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, meningkatkan kualitas hidup dan pertumbuhan ekonomi.

Untuk memaksimalkan penerapan BIG DATA maka digunakan data geospasial. Data geospasial sangat penting untuk pembangunan daerah karena menjadi fondasi perencanaan, pengelolaan sumber daya, dan pengambilan keputusan yang berbasis bukti. Pemanfaatan data geospasial mendukung penyusunan rencana tata ruang, pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan, penanggulangan bencana, serta peningkatan efektivitas layanan publik, dan dapat digunakan untuk memastikan pembangunan yang tepat sasaran, berkelanjutan, dan inklusif.

Dalam bidang kesehatan hal ini sangat berguna untuk Menganalisis data pasien membantu penyedia layanan kesehatan memahami kondisi pasien lebih dalam dan memberikan perawatan yang lebih personal. Big data dengan data geospasial ini dapat Membantu manajemen sumber daya yang lebih efektif, seperti alokasi tenaga kerja dan persediaan, sehingga layanan bisa lebih cepat dan efisien.

Geospasial dalam bidang kesehatan adalah penggunaan teknologi informasi geospasial (seperti Sistem Informasi Geografis/SIG) untuk memetakan, menganalisis, dan memvisualisasikan data kesehatan guna mendukung pengambilan keputusan, mulai dari pemantauan penyakit hingga perencanaan layanan kesehatan. Manfaatnya meliputi pelacakan wabah secara cepat, alokasi sumber daya yang efisien, identifikasi area berisiko, dan perencanaan strategi kesehatan yang lebih tepat sasaran.

Hal ini juga selaras dengan mengatasi program nasional yaitu stunting dan TB. Dengan adanya pemetaan tersebut sangat membantu tenaga kesehatan dalam memantau pasien stunting dan penyebaran TB di Kota Payakumbuh.
Dengan adanya pertemuan ini diharapkan Bappeda dan Dinas Kesehatan dapat bekerjasama dalam membangun Kota Payakumbuh menjadi generasi sehat.

Categories: Uncategorized

0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *